Rabu, 31 Januari 2018

ASMA ... ???


Penyebab Penyakit Asma

Berikut ini beberapa penyebab penyakit asma diantara lain adalah sebagai berikut:
  1. Faktor Makanan
Makanan juga menyebabkan timbulnya penyakit asma. Beberapa makanan yang dapat menyebabkan penyakit asma dan perlu untuk dihindari diantaranya adalah makanan junk food yang memiliki kadar MSG dan pengawet yang tinggi, minuman es atau dingin, kacang dan coklat yang mengandung allergen begitu juga dengan kacang tanah.
  1. Udara Dingin
Cuaca suhu dingin juga merupakan faktor timbulnya penyakit asma. Penggunaan AC dengan suhu dan serta cuaca dingin didaerah pegunungan bisa menyebabkan terjadinya penyakit asma.
  1. Bawaan atau Turunan
Seperti yang sudah dijelaskan diatas kalau penyakit asma merupakan penyakit turunan. Jika dikeluarga kita memiliki riwayat penyakit asma, maka tidak menutup kemungkinan Anda atau anak anda juga akan mengidap penyakit tersebut. Jadi, perlu diketahui kalau penyakit asma itu tidak menular melainkan penyakit turunan.
Oleh karena itu, jika Anda sudah mengetahui kalau diriwayat keluarga kita ada yang mengidap penyakit asma, maka segeralah untuk mengambil tindakan untuk mengobati penyakit asma ini dengan cara berkonsultasi pada dokter spesialis.
  1. Faktor Lingkungan
Lingkungan yang kotor yang dipenuhi dengan debu dan asap merupakan awal dari timbulnya penyakit asma. Debu yang terdapat dirumah maupun ditempat umum lainnya adalah penyebab terjadinya penyakit asma, begitu halnya dengan asap rokok, asap kendaraan dan asap-asap lainnya, kesemuanya itu merupakan faktor terjadinya penyakit asma.
Oleh karena itu, dianjurkan untuk senangtiasa menjaga pola hidup yang sehat. Membersihkan rumah dari debu sesering mungkin dan sebisa mungkin menghindarkan anak dari benda-benda yang mudah pencetus alergi seperti boneka yang berbulu halus maupun bantal atau kasur dari kapok.

Ciri Penyakit Asma

Mengalami kesulitan bernapas, batuk-batuk, mengi, serta dada yang terasa sesak merupakan beberapa ciri-ciri utama dari penyakit asma. Biasanya jika gejala ini kambuh dapat membuat penderitanya mengalami kesulitan untuk tidur. Beberapa adalah ciri-ciri penyakit asma:
– Gejala batuk, mengi dan sesak di dada semakin parah dan sering.
– Sulit bicara, makan, atau tidur akibat sulit bernapas.
– Bibir dan jari-jari yang terlihat biru.
– Denyut jantung yang meningkat.
– Merasa pusing, lelah, atau mengantuk.
– Adanya penurunan arus puncak ekspirasi.
– Inhaler pereda yang tidak ampuh lagi dalam mengatasi gejala.

Pencegahan Penyakit Asma

Pencegahan Asma di Lingkungan Rumah
  1. Menjaga sirkulasi udara
Jamur ini merupakan salah satu pemicu gangguan asma yang umum. Untuk mengurangi hal tersebut, jagalah sirkulasi udara dalam rumah dengan membuka jendela dan menjaga kamar mandi agar tetap bersih dan kering.
  1. Hindari produk pembersih yang mengandung bahan kimia
Gas yang berasal dari pembersih rumah tangga, seperti cairan pembersih kaca yang disemprotkan dapat memicu asma. Hindari menghirup gas tersebut untuk cara mencegah asma karena alergi.
  1. Menjaga kebersihan tempat tidur
Peralatan tidur seperti kasur dan bantal, sprei merupakan salah satu tempat bersarangnya tungau penyebab asma. Untuk itu, sebaiknya gunakan bantal atau kasur anti alergi dan selalu rutin untuk mencuci perlengkapan tidur seperti sprei seminggu sekali. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi kelembaban dan membantu mencegah jamur.
  1. Jangan biarkan hewan peliharaan berada di tempat tidur maupun furniture lainnya
Bulu hewan peliharaan, seperti bahaya bulu kucing maupun anjing yang terhirup merupakan salah satu pemicu asma yang umum. Untuk itu jangan biarkan hewan peliharaan berada di tempat tidur maupun pada furniture lainnya.
  1. Bersihkan karpet dan mainan anak-anak
Karpet dan mainan anak-anak seperti boneka merupakan sarang untuk debu penyebab alergi dan asma. Untuk itu, cara mencegah asma ini dengan melakukan pembersihan kedua benda tersebut secara rutin dengan menggunakan vacum cleaner yang dilengkapi dengan filter udara HEPA minimal 2 minggu sekali.

Pencegahan Asma di Lingkungan Kantor

  1. Selalu siaga
Selalu mempersiapkan obat-obatan pereda asma dalam tas adalah merupakan langkah yang tepat ketika nanti terjadi serangan asma.
Hal ini bertujuan jika nantinya terjadi serangan asma mendadak seperti di kantor, sudah mengetahui bagaimana cara mengobati asma sebagai pertolongan pertama. Misalnya dengan membawa inhaler asma kemanapun pergi.
  1. Hindari merokok
Asap rokok merupakan musuh bagi penderita asma, karena bahaya asap rokok yang berasal dari sulutan api dapat menjadi penyebab gangguan asma. Untuk itu hindari kebiasaan merokok maupun menghirup asap rokok dari orang disekitar.
  1. Menghindari stress
Emosi dan rasa khawatir yang intens dapat memperburuk gejala asma. Untuk menghindari stress karena masalah pekerjaan, dapat dilakukan dengan menyalurkan hobi, maupun refresing untuk relaksasi. Hal ini akan menenangkan pikiran seperti sedia kala.

Pencegahan di Luar Ruangan

  1. Selalu memperhatikan keadaan cuaca
Cuaca yang terlalu panas, lembab, serta kualitas udara yang buruk dapat memperburuk gejala asma bagi sebagian orang. Untuk itu, sebaiknya batasi aktivitas luar ruangan ketika kondisi ini terjadi.
  1. Melakukan olahraga ringan di dalam ruangan
Melakukan kegiatan fisik yang ringan sangatlah penting untuk orang-orang yang menderita gangguan asma. Untuk menghindari resiko gangguan asma, sebaiknya melakukan kegiatan atau olahraga ringan di dalam ruangan yang hangat.
  1. Menghindari udara yang terlalu dingin
Udara yang terlalu dingin diyakini mampu memicu timbulnya gangguan asma misalnya jika sudah terjadi masuk angin. Untuk itu, sebelum terjadi perubahan cuaca dingin persiapkan diri dan lingkungan agar tetap hangat.
  1. Menghindari sumber yang dapat memicu alergi
Pada saat-saat tertentu beberapa jenis tanaman akan mengalami proses penyerbukan. Hal ini yang mana akan terjadi penebaran serbuk sari yang dipercaya sebagai salah satu alergen penyebab asma. Untuk itu, sebaiknya tetap tinggal di dalam rumah selama proses penyerbukan berlangsung.

SUMBER :http://www.autoimuncare.com/penyakit-asma-dan-cara-pencegahannya-2/

0 komentar:

Posting Komentar